Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23103 | 01 Dec 2025
Klinis : Pasien usia 62 tahun dengan keluhan pusing berputar, badan lemas
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Tekanan Darah
Kode SDKI: 00094
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan, peningkatan, atau fluktuasi tekanan darah sistolik dan/atau diastolik dari rentang normal yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: 1401
Deskripsi : Tekanan darah dalam rentang yang diharapkan. SLKI ini memiliki kriteria hasil: (1) Tekanan darah sistolik dan diastolik dalam rentang yang ditetapkan. (2) Nadi dalam rentang normal. (3) Tidak adanya keluhan pusing, sakit kepala, atau penglihatan kabur. (4) Kulit hangat, kering, dan warna kulit normal. (5) Keseimbangan cairan dan elektrolit adekuat. (6) Menunjukkan perilaku untuk mempertahankan tekanan darah dalam rentang normal. Pada pasien dengan keluhan pusing berputar (vertigo) dan lemas, tujuan utamanya adalah mencapai tekanan darah yang stabil dalam rentang aman untuk mengurangi gejala dan mencegah komplikasi seperti sinkop atau cedera akibat jatuh. Pemantauan tekanan darah secara berkala sangat penting untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dan terapi. Stabilitas tekanan darah juga mencerminkan keseimbangan sistem kardiovaskuler, volume cairan, dan respon terhadap pengobatan.
Kode SIKI: 2610
Deskripsi : Pemantauan Tekanan Darah. Intervensi ini meliputi pengukuran dan interpretasi tekanan darah sistolik dan diastolik untuk mendeteksi adanya perubahan atau penyimpangan dari rentang normal. Penjelasan: Pada pasien usia 62 tahun dengan pusing berputar dan lemas, pemantauan tekanan darah adalah intervensi keperawatan yang fundamental dan kritis. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah gejala tersebut disebabkan oleh hipotensi (misalnya ortostatik), hipertensi, atau fluktuasi tekanan darah. Teknik pengukuran harus akurat, mencakup pengukuran pada kedua lengan dan dalam berbagai posisi (berbaring, duduk, berdiri) jika dicurigai hipotensi ortostatik. Perawat harus menginterpretasikan hasil pengukuran dalam konteks riwayat kesehatan pasien, obat-obatan yang dikonsumsi (seperti antihipertensi atau diuretik), dan kondisi klinis lainnya. Data ini menjadi dasar untuk kolaborasi dengan tim medis dalam penyesuaian terapi, pemberian edukasi, dan intervensi lebih lanjut. Pemantauan yang rutin dan terdokumentasi dengan baik membantu dalam menilai tren tekanan darah, respon terhadap intervensi, dan mendeteksi dini adanya komplikasi potensial.
-
Article No. 23104 | 01 Dec 2025
Klinis : Gaya Hidup Tidak Sehat pada komunitas di kota yang menganggap begadang atau minum kopi sampai larut malam adalah tanda “Kerja keras”
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Gangguan Keseimbangan Energi
Kode SDKI: B.1.1
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu atau komunitas berisiko mengalami ketidakseimbangan antara asupan energi (melalui nutrisi, stimulan) dengan pengeluaran energi (melalui aktivitas, metabolisme, dan pemulihan) yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: L.1.1.1
Deskripsi : Setelah diberikan intervensi keperawatan, komunitas mampu mengidentifikasi perilaku yang menyebabkan ketidakseimbangan energi. Kriteria hasil meliputi: 1) Komunitas menyebutkan minimal tiga dampak negatif dari kebiasaan begadang dan konsumsi kafein berlebihan terhadap kesehatan fisik dan mental. 2) Komunitas mengungkapkan kesadaran akan adanya kontradiksi antara nilai "kerja keras" yang diagungkan dengan konsep produktivitas berkelanjutan yang memerlukan istirahat cukup. 3) Komunitas dapat menjelaskan hubungan antara pola tidur, asupan stimulan, dengan risiko penyakit seperti gangguan kardiovaskular, kecemasan, dan penurunan fungsi kognitif. 4) Terbentuknya kelompok diskusi dalam komunitas untuk membahas alternatif pola kerja yang lebih sehat.
Kode SIKI: I.1.1.1
Deskripsi : Intervensi untuk mengatasi risiko gangguan keseimbangan energi pada komunitas dengan budaya begadang dan minum kopi berlebihan meliputi: 1) **Pendidikan Kesehatan (Health Education)**: Menyelenggarakan penyuluhan tentang fisiologi tidur dan pentingnya siklus sirkadian, menjelaskan dampak kafein terhadap kualitas tidur dan tingkat stres, serta mengajarkan teknik manajemen waktu dan prioritas tugas untuk mengurangi kebutuhan begadang. Edukasi dilakukan dengan bahasa yang relevan dengan konteks pekerjaan mereka, menggunakan contoh konkret dampak kelelahan kronis terhadap keselamatan kerja dan kualitas keputusan. 2) **Penguatan dan Dukungan (Strengthening and Support)**: Memfasilitasi pembentukan kelompok dukungan sebaya (peer support group) dalam komunitas untuk saling mengingatkan tentang pentingnya istirahat, berbagi pengalaman mengatasi kebiasaan begadang, dan menciptakan norma sosial baru yang mendukung gaya hidup sehat. Perawat berperan sebagai fasilitator dan konsultan bagi kelompok ini. 3) **Konseling (Counseling)**: Melakukan konseling individu atau kelompok untuk mengeksplorasi keyakinan dan nilai yang mengaitkan begadang dengan etos kerja, membantu merekonstruksi pemahaman bahwa kerja keras yang cerdas adalah yang disertai dengan manajemen energi dan pemulihan yang optimal. Teknik konseling motivasional dapat digunakan untuk membangkitkan keinginan intrinsik untuk berubah. 4) **Kolaborasi (Collaboration)**: Berkolaborasi dengan pemimpin komunitas, perusahaan, atau tokoh kunci yang dihormati untuk mengkampanyekan "Budaya Kerja Sehat", misalnya dengan menetapkan kebijakan tidak mengirim email kerja di luar jam kantor, menyediakan area relaksasi non-kafein, atau mengadakan seminar tentang produktivitas dan kesehatan tidur. 5) **Survei dan Pemantauan Lingkungan (Surveillance and Environmental Monitoring)**: Melakukan asesmen sederhana terhadap pola tidur dan konsumsi kafein anggota komunitas secara anonim untuk dijadikan data dasar, kemudian memantau perubahan perilaku setelah intervensi dilakukan secara berkala. Intervensi ini dirancang tidak untuk menghakimi budaya yang ada, tetapi untuk memberdayakan komunitas dengan pengetahuan dan keterampilan agar dapat membuat pilihan yang lebih sehat tanpa meninggalkan nilai produktivitas yang mereka junjung.
-
Article No. 23105 | 01 Dec 2025
Klinis : anemia
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Anemia
Kode SDKI: D.0018
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan penurunan komponen sel darah merah yang membawa oksigen.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Perfusi jaringan perifer membaik atau dipertahankan, ditandai dengan: 1) Tanda vital dalam batas normal untuk usia; 2) Nadi perifer teraba kuat dan simetris; 3) Warna kulit dan membran mukosa normal/ tidak pucat atau sianosis; 4) Ekstremitas hangat; 5) Pengisian kapiler kurang dari 3 detik; 6) Tidak mengeluh nyeri dada, palpitasi, atau dispnea saat aktivitas; 7) Tingkat kesadaran compos mentis; 8) Produksi urin adekuat (0,5-1,5 ml/kgBB/jam); 9) Nilai laboratorium (Hb, Ht) mendekati rentang normal.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Manajemen perfusi jaringan. Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan keperawatan yang komprehensif untuk memantau, meningkatkan, dan mempertahankan aliran darah yang adekuat ke jaringan perifer. Tindakan dimulai dengan pemantauan ketat tanda-tanda penurunan perfusi, seperti pucat, kulit dingin, nadi lemah, pengisian kapiler melambat (>3 detik), takikardia, hipotensi, dispnea, kelelahan, penurunan output urin, dan perubahan status mental. Pemantauan tanda vital dan oksimetri nadi dilakukan secara berkala. Pasien didorong untuk tirah baring atau membatasi aktivitas sesuai toleransi untuk mengurangi konsumsi oksigen tubuh. Posisi pasien diatur dengan elevasi kepala tempat tidur untuk memfasilitasi pernapasan dan sirkulasi, menghindari posisi yang menekan pembuluh darah. Dilakukan penjagaan suhu lingkungan agar tetap hangat untuk mencegah vasokonstriksi, menggunakan selimut jika diperlukan. Asupan nutrisi dan cairan dimonitor dan didukung, dengan mendorong konsumsi makanan kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B12 (seperti daging merah, sayuran hijau, hati, kacang-kacangan) serta menjaga hidrasi yang adekuat sesuai kondisi jantung. Pemberian terapi oksigen sesuai indikasi dan resep untuk meningkatkan saturasi oksigen. Kolaborasi dalam pemberian transfusi darah atau produk darah sesuai protokol, dengan pemantauan ketat sebelum, selama, dan setelah transfusi terhadap reaksi transfusi. Edukasi diberikan kepada pasien dan keluarga mengenai penyebab anemia, tanda-tanda penurunan perfusi yang harus diwaspadai, pentingnya diet dan terapi obat (seperti suplemen besi), serta teknik penghematan energi. Keamanan pasien dijaga karena risiko pusing dan sinkop akibat hipoksia serebral. Seluruh intervensi didokumentasikan dengan baik dan evaluasi respons pasien terhadap terapi dilakukan secara terus-menerus untuk mencapai hasil yang diharapkan yaitu perfusi jaringan yang adekuat.
-
Article No. 23106 | 01 Dec 2025
Klinis : _Keluhan Utama_ Penurunan kesadaran post KLL _RPS_ Pasien datang dengan penurunan kesadaran post KLL 1 jam SMRS. Saat pasien sedang membonceng sepeda motor, pasien tiba-tiba mengalami kejang dalam waktu yang tidak diketahui. Pasien kemudian terjatuh dari sepeda motor ke arah belakang. Setelah kejadian, pasien tidak bisa diajak berkomunukasi, mual (-), muntah (-). Oleh penolong, pasien dibawa ke IGD RSSP Sragen. Pasien kejang 1x di IGD selama 1 menit. _RPD_ Riwayat trauma (-) Riwayat operasi (-) Riwayat sistemik (-) Riwayat alergi (-) Riwayat Obat: (+) riwayat pasien menggunakan narkoba 4 th yll O : _Primary Survey_ A: Clear, Stable C-Spine B: Pengembangan dada simetris kanan = kiri, RR: 20x/menit, C: TD 144/88 mmHg, HR: 105x/menit, SpO2: 95% on room air D: GCS E4V2M5, pupil isokor (3mm/3mm), RC (+/+), lateralisasi (-) E: T: 36.3°C _Secondary Survey_ Kepala: hematom (+), VL uk 10x3 cm Mata: hematom periorbita (-/-), perdarahan subconjungtiva (-/-) Hidung: rhinorhea (+/+) Telinga: ottorhagia (-/+) Mulut: perdarahan (+), gigi tanggal (-) Wajah: multiple VE, VL uk 1x1 cm R. Mandibula (S) Leher: jejas (-) Thorax: jejas (-), nyeri tekan (-), krepitasi (-) Abdomen: jejas (-), nyeri tekan (-) Ekstremitas atas: VE (+), ROM bebas, akral hangat, CRT 2” Ekstremitas bawah: VE (+), ROM bebas, akral hangat, CRT 2” CT Scan Kepala 3D RSSP 30/11/25_ Kesan: ⁃ Hematoma extracranial di region parietalis sinistra • Intracerebral hemorrhagic contusional di lobus parietalis sinistra dengan perifocal oedema di sekitarnya * Oedema cerebri ⁃ Fraktur os zygomaticum sinistra _RO Thorax RSSP 30/11/25_ Kesan : - Pulmo dan besar cor normal - Tak tampak hematopneumothorax - Sistema tulang intact
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Penurunan Perfusi Jaringan Otak
Kode SDKI: D.0019
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan suplai darah yang adekuat ke jaringan otak yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan metabolisme sel-sel otak.
Kode SLKI: L.14015
Deskripsi : Perfusi jaringan otak membaik, ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam rentang yang diharapkan, 2) Denyut nadi dalam rentang yang diharapkan, 3) Pernapasan dalam rentang yang diharapkan, 4) Status mental dalam rentang yang diharapkan, 5) Tidak ada peningkatan tekanan intrakranial, 6) Pupil isokor dan reaktif.
Kode SIKI: I.14067
Deskripsi : 1. Monitor tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu) dan saturasi oksigen secara berkala. 2. Monitor status neurologis (tingkat kesadaran/GCS, ukuran dan reaksi pupil, kekuatan motorik, tanda-tanda peningkatan TIK seperti muntah proyektil, sakit kepala) secara ketat dan berkala. 3. Pertahankan posisi kepala tempat tidur 30 derajat dengan kepala dan leher dalam posisi netral (align) untuk memfasilitasi aliran balik vena dan menurunkan tekanan intrakranial. 4. Kolaborasi pemberian terapi oksigen sesuai kebutuhan untuk mempertahankan saturasi oksigen >95%. 5. Lakukan tindakan keperawatan dengan pendekatan minimal handling untuk menghindari peningkatan tekanan intrakranial. 6. Monitor balance cairan (intake dan output) secara ketat. 7. Kolaborasi dalam pemberian terapi obat-obatan sesuai program (seperti osmotik diuretik, antikejang). 8. Berikan lingkungan yang tenang, hindari faktor pencetus kejang seperti stimulasi berlebihan. 9. Kaji dan dokumentasi karakteristik kejang jika terjadi.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0029
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, dengan onset mendadak atau lambat, intensitas ringan hingga berat, dengan durasi kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.03002
Deskripsi : Nyeri teratasi, ditandai dengan: 1) Ekspresi wajah rileks, 2) Melaporkan nyeri berkurang/hilang, 3) Skala nyeri menurun, 4) Tanda vital dalam rentang normal, 5) Dapat melakukan aktivitas sesuai kemampuan.
Kode SIKI: I.03023
Deskripsi : 1. Kaji nyeri secara komprehensif meliputi lokasi (kepala, wajah, ekstremitas), karakteristik, intensitas (skala 0-10), durasi, dan faktor pencetus/penghilang. 2. Observasi tanda-tanda nonverbal nyeri seperti gelisah, wajah meringis, postur tubuh melindungi area tertentu, perubahan tanda vital (peningkatan TD dan HR). 3. Atur posisi pasien senyaman mungkin, berikan bantalan penyangga pada area yang nyeri jika memungkinkan. 4. Lakukan teknik non-farmakologi seperti distraksi, lingkungan yang tenang, dan sentuhan terapeutik. 5. Kolaborasi pemberian analgetik sesuai program dokter (baik non-opioid atau opioid) dengan mempertimbangkan status neurologis pasien. 6. Evaluasi efektivitas dan efek samping intervensi penghilang nyeri yang diberikan. 7. Berikan edukasi kepada keluarga tentang tanda nyeri pada pasien dengan penurunan kesadaran dan pentingnya melaporkan.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0098
Deskripsi Singkat: Risiko meningkatnya respons tubuh terhadap patogen atau toksin yang berasal dari lingkungan internal atau eksternal.
Kode SLKI: L.15001
Deskripsi : Risiko infeksi tidak terjadi, ditandai dengan: 1) Tanda vital dalam rentang normal, 2) Tidak ada tanda-tanda infeksi (kemerahan, bengkak, nyeri, panas, pus) pada area luka atau fraktur terbuka, 3) Hasil laboratorium dalam rentang normal, 4) Drainase luka tidak purulen.
Kode SIKI: I.15016
Deskripsi : 1. Monitor tanda-tanda vital terutama suhu tubuh setiap 4 jam atau sesuai protokol. 2. Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptik pada luka di kepala, mulut, dan ekstremitas. Perhatikan tanda infeksi seperti eritema, edema, drainase purulen, dan bau tidak sedap. 3. Lakukan perawatan kebersihan diri (mandi, perawatan mulut) untuk mempertahankan integritas kulit dan membran mukosa sebagai pertahanan pertama. 4. Monitor tanda-tanda meningitis seperti kaku kuduk, fotofobia, dan penurunan kesadaran lebih lanjut (mengingat adanya rhinorrhea dan otorrhea yang mengindikasikan kebocoran CSS). 5. Kolaborasi pemberian antibiotik profilaksis sesuai program dokter. 6. Pertahankan teknik aseptik ketat pada semua prosedur invasif (seperti akses infus). 7. Anjurkan dan bantu latihan napas dalam serta perubahan posisi untuk mencegah komplikasi pernapasan.
Kondisi: Kerusakan Integritas Jaringan
Kode SDKI: D.0066
Deskripsi Singkat: Kerusakan pada membran mukosa, kornea, atau integumen (kulit, jaringan subkutan, dan fascia).
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Integritas jaringan membaik, ditandai dengan: 1) Luka bersih dan tidak ada tanda infeksi, 2) Luka menyatu, 3) Kulit sekitar luka utuh, 4) Tidak ada drainage.
Kode SIKI: I.08025
Deskripsi : 1. Kaji luas, kedalaman, karakteristik luka (hematoma, laserasi, abrasi) dan kondisi kulit di seluruh tubuh. 2. Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptik, gunakan larutan dan balutan yang sesuai. 3. Ubah posisi pasien secara berkala dengan teknik yang benar untuk menghindari tekanan pada area luka dan mencegah dekubitus. 4. Gunakan bantalan pelindung pada tonjolan tulang dan area yang tertekan. 5. Pertahankan kebersihan kulit, jaga agar tetap kering dan bersih dari kontaminasi cairan tubuh (darah, saliva). 6. Monitor area fraktur zygomaticum untuk tanda-tanda pembengkakan atau deformitas yang bertambah. 7. Kolaborasi dengan tim gizi untuk memastikan asupan protein dan vitamin C yang adekuat untuk penyembuhan jaringan. 8. Lindungi area luka dari trauma lebih lanjut.
-
Article No. 23107 | 01 Dec 2025
Klinis : anemia
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Anemia
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Penurunan jumlah sel darah merah dan/atau konsentrasi hemoglobin yang mengakibatkan penurunan kapasitas pembawa oksigen darah.
Kode SLKI: L.03103
Deskripsi : Perawatan Anemia. Intervensi keperawatan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dan/atau konsentrasi hemoglobin, serta mengelola gejala dan komplikasi anemia. Tindakan meliputi: 1) Memantau tanda dan gejala anemia (kelelahan, pucat, takikardia, sesak napas, pusing, sakit kepala, intoleransi aktivitas). 2) Memantau hasil pemeriksaan laboratorium (kadar hemoglobin, hematokrit, indeks eritrosit, retikulosit, feritin, vitamin B12, asam folat). 3) Mengatur dan memantau pemberian terapi sesuai penyebab (suplemen zat besi oral/parenteral, vitamin B12, asam folat, transfusi darah, erythropoiesis-stimulating agents/ESA). 4) Memberikan edukasi tentang diet kaya zat besi, vitamin B12, dan asam folat (daging merah, hati, sayuran hijau, kacang-kacangan, sereal fortifikasi). 5) Mengajarkan teknik menghemat energi dan manajemen kelelahan (prioritas aktivitas, istirahat yang cukup, teknik relaksasi). 6) Meningkatkan toleransi aktivitas secara bertahap dengan latihan sesuai toleransi. 7) Mencegah cedera terkait pusing dan kelemahan (lingkungan aman, bantuan saat ambulasi, perubahan posisi bertahap). 8) Memberikan edukasi tentang efek samping suplemen (konstipasi, feses hitam, mual) dan cara mengatasinya. 9) Melakukan kolaborasi dengan ahli gizi dan dokter untuk penatalaksanaan komprehensif. 10) Memberikan dukungan psikososial terkait dampak kronis anemia terhadap kualitas hidup.
Kode SIKI: I.01295
Deskripsi : Manajemen Transfusi Darah. Intervensi keperawatan dalam pemberian produk darah dan pemantauan respons serta komplikasi pada pasien. Tindakan meliputi: 1) Memverifikasi order transfusi dan informed consent. 2) Memeriksa dan mencocokkan produk darah dengan identitas pasien (nama, nomor rekam medis, golongan darah, nomor unit darah) secara ketat oleh dua perawat. 3) Memantau tanda-tanda vital (suhu, nadi, pernapasan, tekanan darah) sebelum memulai transfusi, 15 menit setelah dimulai, dan secara berkala sesuai protokol. 4) Menggunakan jalur intravena dan set transfusi yang sesuai (dengan filter). 5) Memulai transfusi dengan kecepatan lambat (misal, 2 ml/menit) selama 15 menit pertama dan mengawasi ketat reaksi transfusi. 6) Memantau tanda-tanda reaksi transfusi (demam, menggigil, urtikaria, gatal, sesak napas, nyeri dada/punggung, hipotensi, hemoglobinuria). 7) Menghentikan transfusi segera jika dicurigai terjadi reaksi, menjaga patensi IV dengan NaCl 0,9%, dan melaporkan ke dokter. 8) Mengatur kecepatan transfusi sesuai order dan toleransi pasien, biasanya diselesaikan dalam waktu 2-4 jam per unit. 9) Mendokumentasikan semua langkah, waktu mulai dan selesai, volume yang diberikan, respons pasien, dan tanda vital. 10) Membuang peralatan transfusi yang telah digunakan sesuai prosedur pencegahan infeksi. 11) Memberikan edukasi pada pasien tentang tujuan transfusi dan gejala yang harus dilaporkan selama dan setelah prosedur.
-
Article No. 23108 | 01 Dec 2025
Klinis : esak (+) Nyeri ulu hati (+) BAK nyeri O : KU Lemah, CM TD : 168/97 HR : 58 RR : 14 S : 36.3 SpO2 : 95 Mata : CA -/-, SI -/- Mulut :lidah kotor (-), mukosa bibir kering (-), pucat (-) Thorax : simetris, retraksi -/- Paru : SDV +/+, rhonki -/-, wheezing +/+ Jantung : BJ I-II regular, murmur - Abdomen : supel, BU (+) dbn, timpani (+), NT (-) Eks. superior : akral hangat +/+, oedem -/- Eks. inferior : akral hangat +/+, oedem -/- Lab 29/11/25 - Hb: 9.31 - AE: 3.16 - Hmt: 27.3 - AL: 6.81 - AT: 152 - GDS: 98 - UR: 173.3 - CR: 10.81 - SGOT: 30 - SGPT: 51 - Gol. darah B Lab 29/11/25 post HD - Hb: 8.46 - AE: 2.93 - Hmt: 25.2 - AL: 7.73 - AT: 137 - GDS: 98 - UR: 79.2 - CR: 5.10 - albumin 4.10 GDS 1/12/25 69 mg/dL Rontgen thorax 29/11/25 Kesan : - Oedema Pulmonum - Efusi pleura bilateral - Cardiomegali
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut; onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat, diperkirakan atau antisipasi berakhir dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Kontrol Nyeri: Tindakan untuk mengontrol dan/atau mengurangi nyeri yang dirasakan pasien. Intervensi keperawatan meliputi: melakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (lokasi, karakteristik, onset, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, faktor pencetus dan pereda); memantau dan mendokumentasikan intensitas nyeri dengan menggunakan skala yang sesuai; memberikan terapi farmakologis (analgesik) sesuai resep dan memantau efek samping; menerapkan intervensi non-farmakologis (teknik relaksasi, distraksi, terapi musik, kompres hangat/dingin, reposisi); menciptakan lingkungan yang nyaman dan tenang; serta mengedukasi pasien dan keluarga tentang manajemen nyeri dan pentingnya melaporkan nyeri.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Kontrol Nyeri: Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mengontrol dan mengurangi nyeri. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: pasien melaporkan penurunan intensitas nyeri (skala nyeri menurun); pasien menunjukkan tanda-tanda nyeri berkurang (wajah rileks, tidak gelisah, tanda vital dalam rentang normal); pasien mampu beristirahat dan tidur dengan cukup; pasien menunjukkan pemahaman dan partisipasi dalam metode non-farmakologis untuk mengatasi nyeri; serta pasien menyatakan kepuasan terhadap manajemen nyeri yang diberikan.
Kondisi: Ketidakseimbangan Volume Cairan
Kode SDKI: D.0027
Deskripsi Singkat: Penurunan, peningkatan, atau perpindahan cepat cairan intravaskular, interstisial, dan/atau intraselular yang menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan tubuh dan suplai cairan.
Kode SLKI: L.06001
Deskripsi : Manajemen Cairan: Tindakan untuk mempromosikan keseimbangan cairan dan mencegah komplikasi akibat kelebihan atau kekurangan cairan. Intervensi keperawatan meliputi: memantau status cairan (balance cairan, berat badan harian, turgor kulit, mukosa mulut, edema); memantau tanda vital dan saturasi oksigen; memantau hasil pemeriksaan laboratorium (elektrolit, ureum, kreatinin, hematokrit); membatasi asupan cairan sesuai program terapi; memberikan terapi diuretik sesuai resep dan memantau respons; melakukan auskultasi paru untuk mendeteksi adanya ronki/bunyi tambahan; memposisikan pasien dengan kepala lebih tinggi untuk memfasilitasi pernapasan; serta mengedukasi pasien dan keluarga tentang pembatasan cairan dan tanda-tanda kelebihan cairan.
Kode SIKI: I.06001
Deskripsi : Manajemen Cairan: Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: keseimbangan cairan masuk dan keluar mendekati seimbang sesuai target; berat badan stabil (tidak terjadi peningkatan berat badan yang signifikan); tanda vital dalam rentang normal (TD, HR, RR); tidak ada atau berkurangnya edema perifer dan edema paru (ronki negatif, saturasi oksigen adekuat); turgor kulit dan kelembaban membran mukosa baik; serta hasil laboratorium (seperti natrium, ureum) menunjukkan perbaikan atau dalam batas yang dapat diterima.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk bertahan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau diinginkan.
Kode SLKI: L.01001
Deskripsi : Manajemen Energi: Tindakan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan mengurangi kelelahan. Intervensi keperawatan meliputi: memantau respons pasien terhadap aktivitas (tanda vital, dyspnea, kelelahan); mendorong istirahat yang adekuat sebelum dan setelah aktivitas; membantu pasien dalam merencanakan dan memprioritaskan aktivitas; memberikan bantuan dalam aktivitas perawatan diri sesuai kebutuhan; mengatur lingkungan untuk meminimalkan energi yang dikeluarkan; memberikan oksigen tambahan jika diperlukan; serta mengedukasi pasien dan keluarga tentang teknik penghematan energi dan pentingnya keseimbangan antara aktivitas dan istirahat.
Kode SIKI: I.01001
Deskripsi : Manajemen Energi: Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mempertahankan atau meningkatkan toleransi aktivitas. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: pasien mampu melakukan aktivitas perawatan diri dengan bantuan minimal; pasien melaporkan penurunan keluhan sesak napas dan kelelahan saat beraktivitas; tanda vital (nadi, pernapasan, tekanan darah) stabil selama dan setelah aktivitas; pasien menunjukkan partisipasi dalam perencanaan aktivitas; serta pasien memahami dan menerapkan prinsip penghematan energi.
Kondisi: Pola Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0011
Deskripsi Singkat: Inspirasi dan/atau ekspirasi yang tidak memberikan ventilasi adekuat.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Manajemen Pernapasan: Tindakan untuk mempromosikan dan mempertahankan pola pernapasan yang efektif serta pertukaran gas yang adekuat. Intervensi keperawatan meliputi: memantau frekuensi, irama, kedalaman pernapasan dan upaya pernapasan; memantau saturasi oksigen secara berkala; melakukan auskultasi bunyi napas untuk mengidentifikasi adanya bunyi tambahan (wheezing, ronki); memposisikan pasien untuk memaksimalkan ekspansi dada (semi-fowler/fowler); mendorong latihan napas dalam dan batuk efektif jika memungkinkan; memberikan terapi oksigen sesuai indikasi dan resep; memberikan obat bronkodilator atau lainnya sesuai resep dan memantau efeknya; serta mengedukasi pasien tentang pentingnya melaporkan sesak napas.
Kode SIKI: I.04001
Deskripsi : Manajemen Pernapasan: Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pola napas. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: frekuensi pernapasan dalam rentang normal; saturasi oksigen dipertahankan >95%; bunyi napas bersih atau berkurangnya bunyi tambahan (wheezing/ronki); pasien tidak menunjukkan tanda distress pernapasan (retraksi, penggunaan otot bantu); pasien mampu menunjukkan posisi yang nyaman untuk bernapas; serta pasien melaporkan penurunan sensasi sesak napas.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0028
Deskripsi Singkat: Peningkatan risiko untuk diserang oleh organisme patogen.
Kode SLKI: L.19001
Deskripsi : Pencegahan Infeksi: Tindakan untuk mencegah dan mengurangi risiko infeksi. Intervensi keperawatan meliputi: mempertahankan teknik aseptik ketat selama prosedur invasif (perawatan akses HD, kateter); memantau tanda-tanda infeksi (demam, kemerahan, drainage, peningkatan leukosit); melakukan perawatan kebersihan diri (oral hygiene, perawatan kulit) untuk pasien; mendorong nutrisi adekuat untuk mendukung sistem imun; membatasi pengunjung yang sakit; melakukan vaksinasi sesuai protokol; memastikan lingkungan yang bersih; serta mengedukasi pasien dan keluarga tentang tanda-tanda infeksi dan pentingnya melaporkan gejala tersebut.
Kode SIKI: I.19001
Deskripsi : Pencegahan Infeksi: Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk meminimalkan risiko infeksi. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: tidak ada tanda-tanda infeksi sistemik atau lokal; jumlah leukosit dalam batas normal; akses hemodialisis atau luka bersih, kering, tanpa tanda inflamasi; pasien dan keluarga dapat mendemonstrasikan perilaku pencegahan infeksi (cuci tangan, perawatan luka); serta kepatuhan terhadap protokol pencegahan infeksi.
-
Article No. 23109 | 01 Dec 2025
Klinis : penurunan kesadaran perbaikan O : KU lemah E3V5M6 TD 125/71 mmHg N 102 x/menit S 36,2 'C RR 20 x/menit SpO2 96% NRM mata: CA +/+, SI -/-, rf pupil +, 3mm/3mm mulut: lidah kotor (-), mukosa bibir kering (-), deviasi lidah (-) N. XII thorax: simetris, retraksi (-) jantung: S1S2 regular, murmur (-), gallop (-) paru: SDV +/+, rbh -/-, rbk -/-, wheezing -/- abdomen: supel, BU + dbn, timpani +, NT (-) ext atas: akral hangat +/+, oedem -/- ext bawah: akral hangat +/+, oedem -/- Kekuatan motorik: 4/4/4 - 2/2/2, 4/4/4 - 2/2/2 Refleks fisiologis: +1/+1/+1/+1 Refleks patologis: (-/-/-/-) Sensibilitas: (menurun/menurun/menurun/menurun) Parese N. VII NIHSS: 0 -> 0 -> 22 -> 3 Komplikasi tirah baring: dekubitus Hasil lab: Ureum 51.4 H Kreatinin 0.74 Hasil CT: Kesan : - Atrofi cerebri - Tak tampak massa, perdarahan, infark intracerebri maupun intracerebelli Hasil rontgen: Kesan : - Pneumonia bilateral - Besar cor normal
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0134
Deskripsi Singkat: Risiko meningkatnya respons tubuh terhadap patogen.
Kode SLKI: L.03120
Deskripsi : Tanda-tanda infeksi tidak terjadi.
Kode SIKI: I.01340
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk mencegah terjadinya infeksi melalui pengendalian sumber infeksi, peningkatan pertahanan tubuh, dan pemutusan rantai penularan.
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Risiko ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas paten.
Kode SLKI: L.03004
Deskripsi : Jalan napas paten.
Kode SIKI: I.00050
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk mempertahankan jalan napas paten dan mencegah komplikasi akibat ketidakefektifan bersihan jalan napas.
Kondisi: Risiko Kerusakan Integritas Kulit
Kode SDKI: D.0061
Deskripsi Singkat: Risiko terjadinya perubahan pada kulit yang tidak diinginkan.
Kode SLKI: L.06005
Deskripsi : Integritas kulit terjaga.
Kode SIKI: I.00610
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk mencegah kerusakan integritas kulit.
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: D.0045
Deskripsi Singkat: Keterbatasan dalam pergerakan fisik secara mandiri.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Mobilitas fisik meningkat.
Kode SIKI: I.00450
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk meningkatkan mobilitas fisik.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0029
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensori dan emosional tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, dengan onset yang tiba-tiba atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat, dan diperkirakan berakhir dalam waktu 3 bulan.
Kode SLKI: L.02001
Deskripsi : Nyeri terkontrol.
Kode SIKI: I.00290
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk mengurangi atau menghilangkan nyeri.
-
Article No. 23110 | 01 Dec 2025
Klinis : Anak mengalami batuk berdahak, terutama terasa mengganggu pada waktu-waktu tertentu Anak tampak kurang nyaman menjelang waktu istirahat (gelisah / sering batuk ketika posisi hendak tidur). Pola tidur terdokumentasi “sedikit terganggu karena batuk” TTV dalam batas normal (RR 28x/menit, nadi 100x/menit), menunjukkan masalah utama adalah kenyamanan tidur, bukan gangguan ventilasi berat
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Batuk produktif dengan gangguan tidur pada anak
Kode ICD-10: R05.9
Deskripsi Singkat : Kondisi ini menggambarkan seorang anak yang mengalami batuk berdahak (produktif) yang menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu pola tidur, terutama saat menjelang atau dalam posisi berbaring. Tanda-tanda vital (TTV) seperti laju pernapasan (RR 28x/menit) dan nadi (100x/menit) berada dalam batas normal untuk usia anak, mengindikasikan bahwa masalah utamanya adalah kenyamanan dan gangguan tidur, bukan kegawatan pernapasan atau ventilasi yang berat. Batuk yang memburuk pada malam hari atau saat berbaring sering dikaitkan dengan kondisi seperti postnasal drip atau iritasi saluran napas. Kode ICD-10 R05.9 merupakan kode dari bab "Gejala dan Tanda" yang mengindikasikan "Batuk, tidak spesifik". Kode ini digunakan ketika batuk merupakan gejala utama yang memerlukan perhatian medis atau pencatatan, tetapi penyebab pastinya (seperti infeksi saluran pernapasan akut spesifik, asma, atau alergi) belum ditetapkan atau dikonfirmasi dalam konteks pencatatan ini. Penggunaan kode gejala seperti ini tepat dalam dokumentasi awal atau ketika fokus penanganan adalah pada manajemen gejala untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
-
Article No. 23111 | 01 Dec 2025
Klinis : Anak mengalami batuk berdahak, terutama terasa mengganggu pada waktu-waktu tertentu Anak tampak kurang nyaman menjelang waktu istirahat (gelisah / sering batuk ketika posisi hendak tidur). Pola tidur terdokumentasi “sedikit terganggu karena batuk” TTV dalam batas normal (RR 28x/menit, nadi 100x/menit), menunjukkan masalah utama adalah kenyamanan tidur, bukan gangguan ventilasi berat
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pola Tidur
Kode SDKI: D.0018
Deskripsi Singkat: Gangguan pada jumlah dan kualitas tidur yang menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu kehidupan yang diinginkan.
Kode SLKI: L.14034
Deskripsi : SLKI L.14034 adalah "Pola Tidur". Kriteria hasil yang diharapkan mencakup: klien dapat menunjukkan pola tidur yang adekuat (ditandai dengan jumlah jam tidur sesuai usia, bangun tidur dengan perasaan segar, dan tidak adanya tanda-tanda gangguan tidur seperti mengantuk di siang hari, gelisah, atau kesulitan mempertahankan tidur). Dalam konteks anak dengan batuk, tujuan utamanya adalah meminimalkan gangguan batuk terhadap kontinuitas dan kualitas tidur, sehingga anak dapat melalui siklus tidur dengan lebih nyenyak dan bangun dalam kondisi yang lebih baik untuk pemulihan.
Kode SIKI: I.14058
Deskripsi : SIKI I.14058 adalah "Manajemen Tidur". Intervensi keperawatan ini meliputi serangkaian tindakan untuk memfasilitasi durasi dan kualitas tidur yang optimal. Penjelasan rinci untuk kondisi anak dengan batuk berdahak yang mengganggu tidur adalah sebagai berikut: Pertama, perawat melakukan **pengkajian pola tidur** dengan mendetail, termasuk waktu tidur biasa, rutinitas sebelum tidur, faktor yang memperberat (seperti batuk pada posisi tertentu), dan dampaknya terhadap siang hari. Pada kasus ini, dokumentasi "sedikit terganggu karena batuk" menjadi titik awal. Kedua, perawat berkolaborasi dengan keluarga untuk **menciptakan lingkungan tidur yang kondusif**, seperti mengatur suhu ruangan, pencahayaan redup, dan kebisingan minimal. Ketiga, **modifikasi posisi** sangat krusial. Karena batuk sering muncul saat hendak tidur (biasanya posisi telentang yang memudahkan dahak mengalir ke faring), perawat dapat mengajarkan atau membantu anak tidur dengan posisi kepala lebih tinggi (menggunakan bantal tambahan) atau posisi miring untuk mengurangi refleks batuk. Keempat, **intervensi non-farmakologis untuk batuk** seperti memberikan air hangat atau madu (jika usia aman) sebelum tidur, melakukan teknik drainase postural atau perkusi sesuai anjuran (jika dahak banyak), serta memastikan obat batuk yang diresepkan dokter telah diminum tepat waktu sebelum jam tidur. Kelima, **menetapkan rutinitas waktu tidur** yang menenangkan, seperti membacakan cerita atau mendengarkan musik lembut, untuk mengalihkan perhatian dari sensasi ingin batuk dan mengurangi kecemasan menjelang tidur. Keenam, **edukasi kepada orang tua** tentang hubungan antara batuk dan tidur, pentingnya konsistensi rutinitas, serta cara mengobservasi tanda-tanda gangguan pernapasan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Seluruh intervensi ini bertujuan memutus siklus "batuk-gelisah-tidur terganggu-lemas-batuk" sehingga kualitas tidur membaik, yang pada akhirnya mendukung proses penyembuhan dan kenyamanan anak secara holistik. Monitoring TTV yang normal (RR 28x/menit untuk anak adalah batas atas normal/ringan, nadi normal) menegaskan bahwa fokus intervensi adalah pada manajemen kenyamanan dan pola tidur, bukan pada kegawatan pernapasan.
-
Article No. 23112 | 01 Dec 2025
Klinis : Pasien Ny. S, 49 tahun, datang ke IGD dengan keluhan utama sesak napas sejak 5 hari sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Sesak bersifat hilang timbul dan memberat saat beraktivitas. Keluhan disertai nyeri ulu hati yang menjalar hingga dada tengah, mual tanpa muntah, dan kelemahan tubuh. Demam disangkal. Pada saat pengkajian di ruang Seruni, pasien masih mengeluh sesak, mual, nyeri ulu hati, serta lemas. HASIL PEMERIKSAAN FISIK Tanda-tanda Vital saat Pengkajian TD: 167/83 mmHg Nadi: 104 x/menit RR: 26x/menit Suhu: 36°C SpO₂: 99% (dengan oksigen) Pemeriksaan Head to Toe Kepala: Conjunctiva anemis (+/+), sklera tidak ikterik Leher: Tidak ada pembesaran KGB Pulmo: Vesikuler (+/+), ronki (-/-) Jantung: S1-S2 reguler, tidak ada murmur Abdomen: Bising usus (+), abdomen supel Ekstremitas: Edema kaki (+/+), akral hangat HASIL PEMERIKSAAN PENUNJANG 1. Hasil Laboratorium Kritis Hb: 5.2 g/dL (11.7–15.5) Hematokrit: 15.7% (35–47) Ureum: 292 mg/dL (0–50) Kreatinin: 24.42 mg/dL (0–1.1) 2. Hasil Foto Thorax AP/PA Temuan: CTR >50% → kardiomegali Perselubungan paru bilateral → edema paru Tumpul sinus kostofrenikus kiri → suspek efusi pleura minimal kiri Struktur mediastinum dan hilus normal Soft tissue baik Kesan: Kardiomegali dan edema paru Suspek efusi pleura minimal kiri PENATALAKSANAAN (PLAN) DARI IPD Stopper Furosemide 40 mg IV → drip 10 mg/jam Pertimbangan HD cito sesuai KGH PRC 300 cc pra-HD, PRC 500 cc on-HD Omeprazole 2×40 mg IV Ondansetron 3×4 mg IV PCT 3×1 g IV KP Ceftriaxone 2 g/24 jam IV KGH: HD bila Hb >6
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Keadaan dimana terjadi ketidakseimbangan antara suplai oksigen dan kebutuhan tubuh atau ketidakmampuan tubuh untuk menghilangkan karbon dioksida secara adekuat, yang dapat mengakibatkan hipoksemia, hiperkapnia, atau keduanya.
Kode SLKI: L.03105
Deskripsi : Pertukaran gas membaik. Ditandai dengan: 1) Nilai analisis gas darah arteri dalam rentang normal; 2) Saturasi oksigen (SpO₂) dalam rentang normal; 3) Tidak ada sianosis; 4) Tidak ada dispnea atau ortopnea; 5) Tidak ada kelelahan otot pernapasan; 6) Tidak ada perubahan status mental; 7) Suara napas bersih/tidak ada suara napas tambahan patologis; 8) Pola napas dalam dan teratur; 9) Frekuensi pernapasan dalam rentang normal sesuai usia.
Kode SIKI: I.01289
Deskripsi : Monitor pertukaran gas. Tindakan: 1) Kaji frekuensi, irama, kedalaman pernapasan dan penggunaan otot bantu napas; 2) Kaji adanya sianosis sentral dan perifer; 3) Monitor saturasi oksigen (SpO₂) secara berkala; 4) Auskultasi suara napas tiap 4-8 jam atau sesuai kondisi; 5) Monitor hasil analisis gas darah arteri; 6) Kaji tingkat kesadaran; 7) Posisikan pasien semi fowler atau fowler untuk memudahkan ekspansi paru; 8) Kolaborasi pemberian oksigen sesuai program; 9) Anjurkan napas dalam efektif dan batuk efektif jika memungkinkan; 10) Monitor tanda-tanda kelelahan pernapasan; 11) Lakukan suction jika diperlukan; 12) Kolaborasi pemberian terapi nebulizer/bronkodilator sesuai indikasi; 13) Monitor respons terapi terhadap pertukaran gas; 14) Ajarkan pasien/keluarga tanda dan gejala gangguan pertukaran gas yang harus dilaporkan.
Kondisi: Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Keadaan dimana volume darah yang dipompa oleh jantung per menit (curah jantung) tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh.
Kode SLKI: L.03121
Deskripsi : Curah jantung membaik. Ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam rentang normal yang diharapkan; 2) Denyut nadi dalam rentang normal yang diharapkan; 3) Irama jantung reguler; 4) Nadi perifer teraba kuat dan sama; 5) Pengisian kapiler < 3 detik; 6) Tidak ada edema; 7) Tidak ada dispnea atau ortopnea; 8) Suara napas bersih; 9) Status mental baik; 10) Haluaran urine adekuat (>0,5 mL/kgBB/jam).
Kode SIKI: I.01299
Deskripsi : Monitor penurunan curah jantung. Tindakan: 1) Monitor tekanan darah, nadi (frekuensi, irama, kualitas), dan pernapasan; 2) Auskultasi bunyi jantung dan bunyi napas; 3) Kaji warna, suhu, dan kelembaban kulit; 4) Kaji pengisian kapiler; 5) Kualitas nadi perifer; 6) Monitor status neurologis/tingkat kesadaran; 7) Monitor haluaran urine tiap jam; 8) Timbang berat badan setiap hari; 9) Kaji adanya edema; 10) Kaji adanya nyeri dada; 11) Berikan posisi semi fowler atau fowler; 12) Batasi aktivitas, anjurkan tirah baring; 13) Kolaborasi pemberian terapi oksigen; 14) Kolaborasi pemberian terapi farmakologi (seperti diuretik, inotropik); 15) Monitor tanda-tanda kelebihan cairan; 16) Monitor respons terhadap terapi; 17) Ajarkan pasien/keluarga tanda dan gejala penurunan curah jantung yang harus dilaporkan.
Kondisi: Kelebihan Volume Cairan
Kode SDKI: D.0013
Deskripsi Singkat: Keadaan dimana terjadi peningkatan retensi cairan dan natrium yang mengakibatkan edema, peningkatan tekanan darah, dan distensi vena jugularis.
Kode SLKI: L.03013
Deskripsi : Keseimbangan cairan membaik. Ditandai dengan: 1) Tanda vital dalam rentang normal; 2) Tidak ada edema; 3) Berat badan stabil sesuai target; 4) Tidak ada distensi vena jugularis; 5) Bunyi napas bersih; 6) Balance cairan seimbang; 7) Haluaran urine adekuat sesuai intake; 8) Nilai elektrolit dalam rentang normal.
Kode SIKI: I.05011
Deskripsi : Manajemen kelebihan volume cairan. Tindakan: 1) Monitor tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan) tiap 1-4 jam sesuai kondisi; 2) Kaji adanya edema (pretibial, sakral, periorbital) dan anasarka; 3) Monitor intake dan output cairan secara ketat; 4) Timbang berat badan setiap hari dengan skala dan pakaian yang sama; 5) Auskultasi bunyi napas, kaji adanya ronki atau wheezing; 6) Kaji adanya distensi vena jugularis; 7) Batasi asupan cairan dan natrium sesuai program; 8) Kolaborasi pemberian terapi diuretik; 9) Monitor efek samping terapi diuretik (hipokalemia, hipotensi); 10) Monitor hasil laboratorium (elektrolit, ureum, kreatinin); 11) Anjurkan perubahan posisi secara perlahan untuk mencegah hipotensi ortostatik; 12) Berikan pendidikan kesehatan pada pasien/keluarga mengenai diet rendah garam dan pembatasan cairan; 13) Kolaborasi untuk tindakan hemodialisis jika diperlukan.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Keadaan dimana seseorang mengalami ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau diinginkan.
Kode SLKI: L.03002
<>Deskripsi : Toleransi aktivitas membaik. Ditandai dengan: 1) Mampu melakukan aktivitas sehari-hari sesuai tingkat kemampuan; 2) Tanda vital dalam rentang normal selama dan setelah aktivitas; 3) Tidak mengeluh lelah atau sesak saat beraktivitas; 4) Tidak terjadi penurunan saturasi oksigen saat aktivitas; 5) Kekuatan otot membaik.
Kode SIKI: I.04005
Deskripsi : Manajemen intoleransi aktivitas. Tindakan: 1) Kaji respons fisiologis terhadap aktivitas (tekanan darah, nadi, pernapasan, SpO₂, dan keluhan lelah/nyeri); 2) Bantu pasien dalam aktivitas sehari-hari sesuai kebutuhan; 3) Rencanakan periode istirahat yang cukup sebelum dan setelah aktivitas; 4) Anjurkan aktivitas bertahap dari ringan, ditingkatkan sesuai toleransi; 5) Ajarkan teknik penghematan energi; 6) Atur lingkungan untuk meminimalkan energi yang dikeluarkan; 7) Kolaborasi pemberian terapi oksigen selama aktivitas jika diperlukan; 8) Monitor tanda-tanda kelelahan yang berlebihan; 9) Berikan motivasi dan dukungan untuk meningkatkan partisipasi dalam aktivitas; 10) Libatkan keluarga dalam membantu aktivitas pasien.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0028
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, yang terjadi secara tiba-tiba atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat, dan berlangsung kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Nyeri teratasi. Ditandai dengan: 1) Mengungkapkan nyeri berkurang atau hilang; 2) Skala nyeri menurun; 3) Ekspresi wajah rileks; 4) Tanda vital dalam rentang normal; 5) Dapat beristirahat atau tidur dengan nyenyak; 6) Dapat melakukan aktivitas sesuai kemampuan.
Kode SIKI: I.09023
Deskripsi : Manajemen nyeri. Tindakan: 1) Kaji karakteristik nyeri (PQRST: Provokasi, Quality, Region, Severity, Time) menggunakan skala nyeri; 2) Observasi respon nonverbal nyeri (ekspresi wajah, postur tubuh
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280 2281 2282 2283 2284 2285 2286 2287 2288 2289 2290 2291 2292 2293 2294 2295 2296 2297 2298 2299 2300 2301 2302 2303 2304 2305 2306 2307 2308 2309 2310 2311 2312 2313 2314 2315 2316 2317 2318 2319 2320 2321 2322 2323 2324 2325 2326 2327 2328 2329 2330 2331 2332 2333 2334 2335 2336 2337 2338 2339 2340 2341 2342 2343 2344 2345 2346 2347 2348 2349 2350 2351 2352 2353 2354 2355 2356 2357 2358 2359 2360 2361 2362 2363 2364 2365 2366 2367 2368 2369 2370 2371 2372 2373 2374 2375 2376 2377 2378 2379 2380 2381 2382 2383 2384 2385 2386 2387 2388 2389 2390 2391 2392 2393 2394 2395 2396 2397 2398 2399 2400 2401 2402 2403 2404 2405 2406 2407 2408 2409 2410 2411 2412 2413 2414 2415 2416 2417 2418 2419 2420 2421 2422 2423 2424 2425 2426 2427 2428 2429 2430 2431 2432 2433 2434